Translate

Selasa, 06 Agustus 2019

PARA SISWA — Dekade Keenam







Sivali Seevali Seevalee Siwali Seewali Seewalee
「我聲聞中,第一比丘功德盛滿,所適無短,所謂尸婆羅比丘是。
“Di antara siswa-siswa-Ku, bhikṣu yang terunggul dalam jasa-jasa yang penuh berlimpah, ke mana pun ia menuju tiada kekurangan, ialah Bhikṣu Shih-p’o-lo (Śaivala).

具足眾行道品之法,所謂優波先迦蘭陀子比丘是。
Yang lengkap sempurna dalam aneka praktik Dharma penyusun Bodhi (bodhipākṣika) ialah Bhikṣu Yu-po-hsien Chia-lan-t’o-tzŭ (‘Upasena, Anak Kalanda’, *Upasena Kalandaputra?)¹.

所說和悅,不傷人意,所謂婆陀先比丘是。
Yang ucapannya ramah dan menyenangkan, tidak menyakiti pikiran orang, ialah Bhikṣu P’o-t’o-hsien (Bhadrasena).

修行安般,思惟惡露,所謂摩訶迦延那比丘是。
Yang mengembangkan praktik ānāpāna, menimbang ekspose [ketidakmurnian], ialah Bhikṣu Mo-ho Chia-yen-na².

計我無常,心無有想,所謂優頭槃比丘是。
Yang membilang aku (atma) tidaklah kekal, tiada gagasan [dualisme] dalam batinnya, ialah Bhikṣu Yu-t’ou-p’an (Upavāṇa? Udapānavana? Udumbara?).

能雜種論,暢悅心識,所謂拘摩羅迦葉比丘是。
Yang mampu, dengan berbagai ragam ceramahnya, berterang-terang menyenangkan batin [para pendengarnya] ialah Bhikṣu Chü-mo-lo Chia-shê (Kumāra Kāśyapa).

著弊惡衣,無所羞恥,所謂面王比丘是。
Yang mengenakan jubah lusuh dan buruk, tanpa ada yang dimalukan, ialah Bhikṣu Mien-wang (‘Raja Muka’, Mogharāja)³.

不毀禁戒,誦讀不懈,所謂羅云比丘是。
Yang tidak merusak aturan śīla, melafalkan dan membacanya dengan tidak malas, ialah Bhikṣu Lo-yün (Rāhula).

以神足力能自隱翳,所謂般兔比丘是。
Yang, dengan kekuatan tumpuan kesaktiannya (r̥ddhipāda), mampu meraibkan diri agar tersembunyi ialah Bhikṣu Pan-t’u (Panthaka).

能化形體,作若干變,所謂周利般兔比丘是。」
Yang mampu merubah bentuk perawakannya menjadi beberapa transformasi ialah Bhikṣu Chou-li Pan-t’u (Cūḍa Panthaka).”




(UDDĀNA:)

Shih-p’o, Yu-po-hsien,
P’o-t’o, Chia-yen²-na,
Yu-t’ou, Chia-shê, Raja,
Lo-yün, dua Pan-t’u.







—— Ekottara Āgama, Kelompok Satu.
Dekade ke-6 dari varga IV, “Para Siswa” (弟子品).
Padanan Pāli: AN I.14 (Etadagga Vagga).






CATATAN:

¹ Dalam Etadagga Vagga Pāli terdapat seorang Upasena Vaṅgantaputta. Entah apakah ia sama dengan tokoh kita di sini.

² Yen 延 tampaknya adalah salah-salin berabad-abad untuk p’i 匹; dengan demikian seharusnya terbaca Mo-ho Chia-p’i-na 摩訶迦匹那 (Mahā Kapphiṇa).

³ Bentuk asli Prakertanya di sini pasti ambigu dan bisa berpadan dengan kata Sanskerta/Pāli mukha atau mogha. Penerjemah Tionghoa memilih arti yang pertama: mien 面 ‘muka’.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar