Translate

Tampilkan postingan dengan label manfaat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label manfaat. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 Agustus 2013

Sutra tentang Menyapu

《掃經》


聞如是。
Demikianlah yang telah kudengar:




一時,佛在舍衛國,祇樹給孤獨園。
Pada suatu ketika Buddha berada di Śrāvastī, di Hutan Jeta di Taman Anāthapiṇḍada.



爾時,世尊告諸比丘:「若有人掃偷婆,不得五功德。云何為五?
Pada saat itu Bhagavan bersabda kepada para bhikṣu: “Ada lima manfaat yang tidak diperoleh saat seseorang menyapu stūpa. Apakah kelimanya itu?

於是有人掃偷婆,不以水灑地;
Pada saat seseorang menyapu stūpa, ia tidak memerciki tanahnya dengan air;

不除去瓦石;

ia tidak menyingkirkan batu dan kerikil;

不平整其地;

ia tidak meratakan tanahnya;

不端意掃地;

ia tidak menyapu dengan ketelitian;

不除去穢惡。

ia tidak membuang kotoran (yang dikumpulkannya).

是謂!比丘。掃地之人,不成五功德。
Inilah, para bhikṣu, lima manfaat yang tidak disempurnakan saat seseorang menyapu stūpa.



「比丘。當知!掃地之人,成五功德。云何為五?
“Para bhikṣu, ketahuilah lima manfaat yang disempurnakan saat seseorang menyapu stūpa. Apakah kelimanya itu?

於是掃偷婆之人,以水灑地;
Pada saat seseorang menyapu stūpa, ia memerciki tanahnya dengan air,

除去瓦石;

menyingkirkan batu dan kerikil,

平整其地;

meratakan tanahnya,

端意掃地;

menyapu dengan ketelitian, dan

除去穢惡。

membuang kotoran (yang dikumpulkannya).

是謂!比丘。有五事令人得功德。是故!諸比丘。欲求其功德者,當行此五事。
Inilah, para bhikṣu, lima hal yang menghasilkan manfaat. Oleh sebab itu, para bhikṣu, jikalau hendak memperoleh manfaat, laksanakanlah kelima hal ini.



「如是!諸比丘。當作是學。」
“Demikianlah, para bhikṣu, yang harus kalian pelajari!”



爾時,諸比丘聞佛所說,歡喜奉行。
Pada saat para bhikṣu mendengar apa yang disabdakan Buddha, dengan gembira mereka melaksanakannya.






—— Ekottara Āgama, Kelompok Lima.
Sūtra ke-6 dari varga XXXIII, “Lima Raja” (五王品).
Tiada padanan Pāli.

Sutra tentang Berkelana dan Menetap (2)

《去住經》(2)

Ekottara Agama

聞如是。
Demikianlah yang telah kudengar:



一時,佛在舍衛國,祇樹給孤獨園。
Pada suatu ketika Buddha berada di Śrāvastī, di Hutan Jeta di Taman Anāthapiṇḍada.



爾時,世尊告諸比丘:「不一處住人,有五功德。云何為五?
Pada saat itu Bhagavan bersabda kepada para bhikṣu: “Ada lima manfaat bagi orang yang tidak menetap di satu tempat. Apakah kelimanya itu?

不貪屋舍;
Ia takkan melekat pada tempat tinggalnya;

不貪器物;
ia takkan melekat pada harta kekayaan;

不多集財物;
ia takkan mengumpulkan berbagai macam benda;

不著親族;
ia takkan melekat pada kaum kenalannya;

不與白衣,共相往來。
ia takkan gemar kunjung-mengunjungi dengan umat awam.

是謂!比丘。不住一處人,有此五功德。是故!諸比丘。當求方便,行此五事。 
Inilah, para bhikṣu, lima manfaat bagi orang yang tidak menetap di satu tempat. Oleh sebab itu, para bhikṣu, berupayalah untuk melaksanakan kelima hal ini.



「如是!諸比丘。當作是學。」
“Demikianlah, para bhikṣu, yang harus kalian pelajari!”



爾時,諸比丘聞佛所說,歡喜奉行。 
Pada saat para bhikṣu mendengar apa yang disabdakan Buddha, dengan gembira mereka melaksanakannya.






—— Ekottara Āgama, Kelompok Lima.
Sūtra ke-9 dari varga XXXIII, “Lima Raja” (五王品).
Tiada padanan Pāli, tetapi bandingkan AN V.23: 3–6.

Sutra tentang Menghormati Buddha

《禮佛經》






聞如是。
Demikianlah yang telah kudengar:



一時,佛在舍衛國,祇樹給孤獨園。
Pada suatu ketika Buddha berada di Śrāvastī, di Hutan Jeta di Taman Anāthapiṇḍada.



爾時,世尊告諸比丘:「承事禮佛,有五事功德。云何為五?
Pada saat itu Bhagavan bersabda kepada para bhikṣu: “Ada lima manfaat yang diperoleh dari melayani dan menghormati Buddha. Apakah kelimanya itu?

一者、端政。
1. Rupa yang menarik.

二者、好聲。
2. Suara yang indah.

三者、多財饒寶。
3. Harta kekayaan yang berlimpah.

四者、生長者家。
4. Terlahir dalam keluarga pemuka masyarakat.

五者、身壞命終,生善處、天上。
5. Setelah tubuh jasmani rusak dan hidup berakhir, lahir kembali di tempat yang baik atau di surga.



「所以然者?如來無與等也。如來有信、有戒、有聞、有慧、有善色成就。是故成就五功德。
“Mengapa demikian? Karena tiada yang sebanding dengan Tathāgata; Tathāgata memiliki kesempurnaan dalam keyakinan, moralitas, pendengaran, kebijaksanaan, dan kerupawanan. Oleh sebab itulah, lima manfaat di atas tersempurnakan.



「復以何因緣禮佛而得端正?以見佛形像已,發歡喜心。以此因緣,而得端正。
“Dan apakah sebabnya dengan menghormati Buddha seseorang memperoleh rupa yang menarik? Setelah seseorang melihat Buddharūpa, timbul kebahagiaan dalam batinnya. Karena sebab inilah, maka ia memperoleh rupa yang menarik.

Ekottara Agama flower offering puja

「復以何因緣得好音聲?以見如來形像已,三自稱號:
“Dan apakah sebabnya seseorang memiliki suara yang indah? Setelah melihat rupa Tathāgata, seseorang mengucapkan tiga kali:

『南無如來·至真·等正覺!』
NAMAS TATHĀGATĀYA ARHATE SAMYAK-SABUDDHĀYA! (3×)
(‘Terpujilah Tathāgata, sang Arhat, yang Tercerahkan Sempurna’). 

以此因緣,得好音聲。
Karena sebab inilah, maka ia memiliki suara yang indah.

Ekottara Agama praising Buddha paritta

「復以何因緣多財饒寶?緣彼如來,而作大施,散華、然燈、及餘所施之物。以此因緣,獲大財寶。
“Dan apakah sebabnya seseorang memperoleh harta kekayaan yang berlimpah? Demi Tathāgata seseorang melakukan dāna yang besar, menaburkan bunga, menyalakan pelita, dan memberikan berbagai benda lainnya. Karena sebab inilah, maka ia memperoleh harta kekayaan yang berlimpah.

Ekottara Agama dana alms

「復以何因緣生長者家?若見如來形已,心無染著,右膝著地,長跪叉手,至心禮佛。以此因緣,生長者家。
“Dan apakah sebabnya seseorang terlahir dalam keluarga pemuka masyarakat? Setelah seseorang melihat rupa Tathāgata, batinnya terbebas dari kemelekatan. Dengan lutut kanan menyentuh lantai, ia berlutut dan berañjali, menyembah Buddha dengan sungguh hati. Karena sebab inilah, maka ia terlahir dalam keluarga pemuka masyarakat.

Ekottara Agama wise paritta

「復以何因緣身壞命終,生善處、天上?諸佛世尊常法:諸有眾生,以五事因緣,禮如來者,便生善處、天上。
“Dan apakah sebabnya setelah tubuh jasmaninya rusak dan hidupnya berakhir, seseorang lahir kembali di tempat yang baik atau di surga? Merupakan hukum yang abadi bagi para Buddha-Bhagavan bahwa apabila terdapat makhluk yang dengan kelima sebab ini menghormati Tathāgata, maka ia akan lahir kembali di tempat yang baik atau di surga.



「是謂!比丘。有此五因緣禮佛功德。是故!諸比丘。若有善男子、善女人,欲禮佛者,當求方便,成此五功德。
“Inilah, para bhikṣu, manfaat yang dihasilkan dari menghormati Buddha dengan lima sebab. Oleh karenanya, para bhikṣu, jikalau terdapat putra dan putri berbudi yang hendak menghormati Buddha, mereka harus berupaya agar lima manfaat ini menjadi sempurna.



「如是!比丘。當作是學。」
“Demikianlah, para bhikṣu, yang harus kalian pelajari!”



爾時,諸比丘聞佛所說,歡喜奉行。
Pada saat para bhikṣu mendengar apa yang disabdakan Buddha, dengan gembira mereka melaksanakannya.






—— Ekottara Āgama, Kelompok Lima.
Sūtra ke-3 dari varga XXXII, “Timbunan Kebaikan” (善聚品).
Tiada padanan Pāli.