Translate

Tampilkan postingan dengan label minyak samin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label minyak samin. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 Mei 2014

Sutra tentang Keharuman yang Melawan dan Mengikuti [Arah Angin]

Sūtra kita kali ini merupakan salah satu dari beragam versi Gandha Sutta (AN III.8: 9) yang diterjemahkan ke bahasa Cina. Ada empat versi lain yang dapat dijumpai dalam Tripiṭaka Tionghoa:
  • satu pada Saṃyukta Āgama 《雜阿含經》 (T. № 99 jilid 38, sūtra ke-1073);
  • satu pada terjemahan lain Saṃyukta Āgama 《別譯雜阿含經》 (T. № 100, sūtra ke-12 pada pembacaan pertama);
  • serta dua terjemahan independen:
Fo-shuo chieh-tê-hsiang ching 《佛說戒德香經》 (T. № 116), dan
Fo-shuo chieh-hsiang ching 《佛說戒香經》 (T. № 117).

Berbeda dengan semua versi lainnya, versi Ekottara Āgama menambahkan dua keharuman selain moralitas (śīla) yang juga melawan sekaligus mengikuti arah angin: mendengarkan ajaran Dharma (śruta) dan berderma (dāna). Pertanyaan Ānanda kepada Buddha diulang hingga tiga kali di sini, dan tiga keharuman duniawi (yang berasal dari akar-akaran, pokok kayu, dan bebungaan) tidak disebut-sebut sebagai pembanding, baik pada prosa maupun gāthā ulangannya. Maka pada bagian gāthā (untuk śīla) hanya ada tiga bait, yakni tanpa bait pertama versi-versi lain (Gandha Sutta Pāli, sebaliknya, hanya memuat bait pertama tersebut tanpa tambahan lain); sedangkan bait kedua diulang dua kali lagi — dengan perubahan kecil — untuk śruta dan dāna. Lima langkah latihan, yang menjadikan moralitas seseorang terpuji ke seluruh penjuru, juga tidak diterangkan di sini.

(Untuk gāthā-gāthā yang terkenal dari sūtra ini, bandingkan dengan posting sebelumnya dari Dharmapada.)


Ven. Mengcan



《逆順香經》



聞如是。
Demikianlah yang telah kudengar:



一時,佛在舍衛國,祇樹給孤獨園。
Pada suatu ketika Buddha berada di Śrāvastī, di Hutan Jeta di Taman Anāthapiṇḍada.



爾時,尊者阿難在閑靜處,便生此念:「世間頗有此香,亦逆風香、亦順風香、亦逆順風香乎?」
Pada saat itu Bhadanta Ānanda berada di tempat yang sunyi, dan pemikiran ini timbul padanya: “Di dunia sungguhkah ada keharuman yang demikian: keharuman yang melawan arah angin (prativāta gandha), keharuman yang mengikuti arah angin (anuvāta gandha), dan keharuman yang melawan sekaligus mengikuti arah angin (anuvāta-prativāta gandha)?”



爾時,尊者阿難便從座起,往詣世尊所,頭面禮足,在一面坐。
Pada saat itu bangkitlah Bhadanta Ānanda dari tempat duduknya, lalu pergi menuju ke tempat Bhagavan, bernamaskāra di bawah kaki Beliau, dan duduk di satu sisi.

爾時,尊者阿難白世尊曰:「我於閑靜之處,便生此念:『世間頗有此香,亦逆風香、亦順風香、亦逆順風香乎?』」
Pada saat itu berkatalah Bhadanta Ānanda kepada Bhagavan: “Sewaktu saya di tempat yang sunyi, pemikiran ini timbul pada saya: ‘Di dunia sungguhkah ada keharuman yang demikian: keharuman yang melawan arah angin, keharuman yang mengikuti arah angin, dan keharuman yang melawan sekaligus mengikuti arah angin?’ ”



爾時,世尊告阿難曰:「有此妙香,亦逆風香、亦順風香、亦逆順風香。」
Pada saat itu Bhagavan bersabda kepada Ānanda: “Terdapatlah keharuman luhur yang demikian: keharuman yang melawan arah angin, keharuman yang mengikuti arah angin, dan keharuman yang melawan sekaligus mengikuti arah angin.”



是時,阿難白世尊曰:「此何者香,亦逆風香、亦順風香、亦逆順風香?」
Maka berkatalah Ānanda kepada Bhagavan: “Keharuman apakah itu yang merupakan keharuman yang melawan arah angin, keharuman yang mengikuti arah angin, dan keharuman yang melawan sekaligus mengikuti arah angin?”



世尊告曰:「有此之香。然此香氣力,亦逆風香、亦順風香、亦逆順風香。」
Bhagavan bersabda: “Terdapatlah keharuman yang demikian, dan sesungguhnya kekuatan keharuman tersebut menjadikannya keharuman yang melawan arah angin, keharuman yang mengikuti arah angin, dan keharuman yang melawan sekaligus mengikuti arah angin.”



阿難白佛言:「此何等香,亦逆風香、亦順風香、亦逆順風香?」
Ānanda berkata kepada Bhagavan: “Keharuman apakah itu yang merupakan keharuman yang melawan arah angin, keharuman yang mengikuti arah angin, dan keharuman yang melawan sekaligus mengikuti arah angin?”



世尊告曰:「此三種香,亦逆風香、亦順風香、亦逆順風香。」
Bhagavan bersabda: “Ini adalah tiga jenis keharuman yang merupakan keharuman yang melawan arah angin, keharuman yang mengikuti arah angin, dan keharuman yang melawan sekaligus mengikuti arah angin.”



阿難言:「何等為三?」
Ānanda berkata: “Apakah ketiganya itu?”



Ekottara Agama dhoop incense 世尊告曰:「戒香、聞香、施香。是謂!阿難。有此香種。
Bhagavan bersabda: “Keharuman moralitas (śīlagandha), keharuman mendengar [ajaran Dharma] (śrutagandha), dan keharuman berderma (dānagandha). Inilah, Ānanda, jenis-jenis keharuman yang ada.

然復!此逆風香、亦順風香、亦逆順風香,諸世間所有之香,此三種香最勝、最上、無與等者、無能及者。
Selain itu, keharuman yang melawan arah angin, keharuman yang mengikuti arah angin, dan keharuman yang melawan sekaligus mengikuti arah angin — ketiga jenis keharuman ini merupakan yang terunggul, yang tertinggi, yang tiada taranya, yang tiada bandingnya di antara segala keharuman yang ada di seluruh dunia.

猶如由牛有酪,由酪有酥,由酥有醍醐。然此醍醐最勝、最上、無與等者、亦不能及。
Seumpama dari lembu diperoleh dadih; dari dadih diperoleh mentega; dari mentega diperoleh minyak samin. Maka di antara semuanya, minyak saminlah yang terunggul, yang tertinggi, yang tiada taranya, yang tiada bandingnya.

此亦如是。諸所有世間諸香,此三種者最勝、最上、無能及者。」
Demikian pula hal ini: di antara segala keharuman yang ada di seluruh dunia, ketiga jenis keharuman ini merupakan yang terunggul, yang tertinggi, yang tiada bandingnya.”



爾時,世尊便說此偈:
Pada saat itu Bhagavan mengucapkan gāthā berikut:

「木蜜及栴檀  優缽及諸香
 此諸種種香  戒香最為勝
 此戒以成就  無欲無所染
 等智而解脫  逝處魔不知
 此香雖為妙  及諸檀蜜香
 戒香之為妙  十方悉聞之

“Bunga tagara dan kayu cendana,
utpala (teratai biru) dan aneka wewangian
— di antara berbagai jenis keharuman ini,
keharuman moralitaslah yang terunggul.

Dengan moralitas yang sempurna,
tanpa nafsu dan tanpa noda,
seseorang akan terbebaskan melalui Pengetahuan Benar,
dan Māra takkan mengetahui tempat ke mana ia pergi.

[Tidaklah seberapa] keharuman yang disebut luhur,
meskipun sewangi bunga tagara dan kayu cendana.
Tetapi, luhurnya keharuman moralitas
akan tercium sampai ke sepuluh penjuru.

Ekottara Agama

「栴檀雖有香  優缽及餘香
 此諸眾香中  聞香最第一

“Meskipun terdapat keharuman pada kayu cendana,
utpala (teratai biru), dan aneka wewangian,
di antara berbagai jenis keharuman ini,
keharuman mendengar [ajaran Dharma]-lah yang terunggul.

「栴檀雖有香  優缽及餘香
 此諸眾香中  施香最第一」

“Meskipun terdapat keharuman pada kayu cendana,
utpala (teratai biru), dan aneka wewangian,
di antara berbagai jenis keharuman ini,
keharuman berdermalah yang terunggul.



「是謂!此三種香,亦逆風香、亦順風香、亦逆順風香。
“Inilah ketiga jenis keharuman yang merupakan keharuman yang melawan arah angin, keharuman yang mengikuti arah angin, dan keharuman yang melawan sekaligus mengikuti arah angin.

是故!阿難。當求方便,成此三香。
Oleh sebab itu, Ānanda, berupayalah untuk menyempurnakan ketiga keharuman ini.



「如是!阿難。當作是學。」
“Demikianlah, Ānanda, yang harus engkau pelajari!”



爾時,阿難聞佛所說,歡喜奉行。
Pada saat Ānanda mendengar apa yang disabdakan Buddha, dengan gembira ia melaksanakannya.






—— Ekottara Āgama, Kelompok Tiga.
Sūtra ke-5 dari varga XXIII, “Raja Diśāṃpati” (地主品).
Padanan Pāli: AN III.8: 9 (Gandha[jāta] Sutta).

Senin, 19 Agustus 2013

Sūtra tentang Penyakit

《病經¹

Ekottara Agama Ayurveda

聞如是:
Demikianlah yang telah kudengar:



一時,佛在舍衞國,祇樹給孤獨園。
Pada suatu ketika Buddha berada di Śrāvastī, di Hutan Jeta di Taman Anāthapiṇḍada.



爾時,世尊告諸比丘:「有三大患。云何為三?
Pada saat itu Bhagavan bersabda kepada para bhikṣu: “Ada tiga jenis penyakit utama. Apakah ketiganya itu?

所謂:
Yaitu:

風為大患、 penyakit utama karena [ketidakseimbangan] angin,
痰為大患、 penyakit utama karena [ketidakseimbangan] lendir, dan
冷為大患。 penyakit utama karena [ketidakseimbangan] hawa dingin².

是謂!比丘。有此三大患。
Inilah, para bhikṣu, ketiga jenis penyakit utama.



「然復,此三大患,有三良藥。云何為三?
“Selain itu, ketiga jenis penyakit utama ini memiliki tiga obat penawar. Apakah ketiganya itu?

若風患者,酥為良藥,及酥所作飯食。
Jika seseorang sakit karena [ketidakseimbangan] angin, maka mentega yang dimurnikan adalah penawarnya, serta berbagai makanan yang dibuat dengan mentega yang dimurnikan.

若痰患者,蜜為良藥,及蜜所作飯食。
Jika seseorang sakit karena [ketidakseimbangan] lendir, maka madu adalah penawarnya, serta berbagai makanan yang dibuat dengan madu.

若冷患者,油為良藥,及油所作飯食。
Jika seseorang sakit karena [ketidakseimbangan] hawa dingin, maka minyak wijen adalah penawarnya, serta berbagai makanan yang dibuat dengan minyak wijen³.

是謂!比丘。此三大患,有此三藥。
Inilah, para bhikṣu, ketiga obat penawar untuk tiga penyakit utama.



「如是!比丘。亦有此三大患。云何為三?
"Demikian pula, para bhikṣu, ada tiga jenis penyakit utama lainnya. Apakah ketiganya itu?

所謂:
Yaitu:

貪欲、 nafsu (rāga),
瞋恚、 kebencian (dveṣa), dan
愚癡。 kebodohan (moha).

是謂!比丘。有此三大患。
Inilah, para bhikṣu, ketiga jenis penyakit utama.



「然復,此三大患,有三良藥。云何為三?
“Selain itu, ketiga jenis penyakit utama ini memiliki tiga obat penawar. Apakah ketiganya itu?

若貪欲起時,以不淨往治,及思惟不淨道。
Tatkala nafsu timbul, maka obatilah dengan ketidakmurnian (aśubha), dengan jalan merenungkan ketidakmurnian (aśubhānusmṛti).

瞋恚大患者,以慈心往治,及思惟慈心道。
Untuk penyakit utama kebencian, obatilah dengan cinta kasih (maitrā), dengan jalan merenungkan cinta kasih (maitrānusmṛti).

愚癡大患者,以智慧往治,及因緣所起道。
Untuk penyakit utama kebodohan, obatilah dengan kebijaksanaan (prajñā), dengan jalan merenungkan kemunculan saling bergantungan dari sebab-musabab (pratītyasamutpāda).

是謂!比丘。此三大患,有此三藥。是故!比丘。當求方便,索此三藥。
Inilah, para bhikṣu, ketiga obat penawar untuk tiga penyakit utama. Oleh sebab itu, para bhikṣu, berupayalah untuk memperoleh ketiga obat ini.



「如是!比丘。當作是學。」
“Demikianlah, para bhikṣu, yang harus kalian pelajari!”



爾時,諸比丘聞佛所說,歡喜奉行。
Pada saat para bhikṣu mendengar apa yang disabdakan Buddha, dengan gembira mereka melaksanakannya.






—— Ekottara Āgama, Kelompok Tiga.
Sūtra ke-7 dari varga XXI, “Tiga Permata” (三寶品).
Tiada padanan Pāli.






CATATAN:

¹ “Penyakit” di sini merujuk pada tiga kekotoran batin 一 nafsu, kebencian, dan kebodohan 一 yang dianalogikan dengan ketidakseimbangan tiga cairan humor (tridoṣa) dalam tubuh. Sūtra ini tidak memiliki padanan dalam Kanon Pali, akan tetapi terjemahan lain dapat ditemukan pada koleksi ekottara lain dalam Tripiṭaka Tionghoa, yakni Ch’i-ch’u San-kuan ching 《七處三觀經》 (T. № 150A) sūtra ke-45, yang diterjemahkan oleh An Shih-kao.

² Dalam filosofi Ayurveda India ketiga humor terdiri atas: angin (vāta atau vayu), empedu (pitta), dan lendir (śleṣma atau kapha). Angin memiliki esensi nafas (prāṇa), empedu memiliki esensi panas (teja), dan lendir memiliki esensi kelembapan (oja). Pada terjemahan ini terdapat kerancuan antara pitta (diterjemahkan sebagai 痰 ‘lendir’) dengan śleṣma (diterjemahkan sebagai 冷 ‘hawa dingin’). Terjemahan Ch’i-ch’u San-kuan ching lebih tepat, yakni 風 ‘angin’, 熱 ‘hawa panas’, dan 寒 ‘hawa sejuk’ 一 merujuk pada esensi ketiga humor.

³ Lagi-lagi, bukan hanya tridoṣa yang diterjemahkan rancu, ketiga substansi penawarnya pun rancu di sini. Menurut teori Ayurveda, seharusnya vāta ditawarkan dengan minyak wijen (taila), pitta dengan mentega yang dimurnikan (sarpis), dan śleṣma dengan madu (madhu). Bandingkan dengan daftar pada Ch’i-ch’u San-kuan ching: 風大病——麻油,熱大病——酪酥,寒大病——蜜。


Mentega yang dimurnikan: lebih dikenal dengan sebutan populer “minyak samin” atau ghee dalam bahasa Hindi.

Rabu, 14 Agustus 2013

Sutra tentang Kualitas Bajik Tertinggi

Kata aggappasāda‬ (Skt. ‪agraprasāda‬) dalam bahasa Inggris diterjemahkan bervariasi, antara lain: ‘highest grace’, ‘supreme delights’, ‘best faiths’, ‘supreme objects of confidence’, dsb. Dalam jilid 7 Itivṛttaka 《本事經》 (T. vol. 17, № 765 hlm. 697a) Hsüan-tsang mula-mula menerjemahkan istilah ini sebagai 最勝 ‘kejayaan/kemuliaan tertinggi’. Namun, pada kalimat-kalimat selanjutnya, makna ambigu 淨信 ‘keyakinan murni’ juga kita temukan.

Pada judul sūtra kali ini perkataan ‪‎agappasāda‬ ditafsirkan agak bebas sebagai 第一德 ‘kualitas bajik tertinggi’. Di samping itu, tidak seperti versi Hsüan-tsang yang lebih dekat dengan Pāli, sūtra kita berbeda secara signifikan pada penggunaan perumpamaan dan, terutama, pada bagian gāthā.

Selamat membaca!

Ekottara Agama dana makanan sangha bhikkhu



《第一德經》



聞如是。
Demikianlah yang telah kudengar:



一時,佛在舍衛國,祇樹給孤獨園。
Pada suatu ketika Buddha berada di Śrāvastī, di Hutan Jeta di Taman Anāthapiṇḍada.



爾時,世尊告諸比丘:「有三自歸之德。云何為三?
Pada saat itu Bhagavan bersabda kepada para bhikṣu: “Ada tiga kualitas bajik dari Perlindungan. Apakah ketiganya itu?

所謂:
Yakni:

歸佛第一之德,
kualitas bajik pertama dari Buddha sebagai Perlindungan,

歸法第二之德,
kualitas bajik kedua dari Dharma sebagai Perlindungan,

歸僧第三之德。
kualitas bajik ketiga dari Saṅgha sebagai Perlindungan.



「彼云何名為歸佛之德?諸有眾生,二足、四足、眾多足者,有色、無色,有想、無想,至尼惟先天上,如來於中,最尊、最上、無能及者。
“Apakah yang dinamakan kualitas bajik dari Buddha sebagai Perlindungan? Di antara semua makhluk, baik yang berkaki dua, berkaki empat, atau berkaki banyak, baik yang berwujud maupun tanpa-wujud, baik yang memiliki pencerapan maupun tanpa-pencerapan, hingga di antara makhluk-makhluk Surga Naivasaṃjñā-nāsaṃjñāyatana, Tathāgatalah yang termulia, yang terunggul, yang tiada bandingnya.

由牛得乳,由乳得酪,由酪得酥,由酥得醍醐。然復!醍醐於中最尊、最上、無能及者。
Dari lembu diperolehlah susu; dari susu diperolehlah dadih; dari dadih diperolehlah mentega; dari mentega diperolehlah minyak samin. Maka di antara semuanya, minyak saminlah yang termulia, yang terunggul, yang tiada bandingnya.

此亦如是。諸有眾生,二足、四足、眾多足者,有色、無色,有想、無想、至尼惟先天上,如來於中,最尊、最上、無能及者。
Hal ini pun demikian: di antara semua makhluk, baik yang berkaki dua, berkaki empat, atau berkaki banyak, baik yang berwujud maupun tanpa-wujud, baik yang memiliki pencerapan maupun tanpa-pencerapan, hingga di antara makhluk-makhluk Surga Naivasaṃjñā-nāsaṃjñāyatana, Tathāgatalah yang termulia, yang terunggul, yang tiada bandingnya.

諸有眾生,承事佛者,是謂承事第一之德。以獲第一之德,便受天上、人中之福。
Semua makhluk yang berbakti melayani Buddha, telah melayani kualitas bajik yang tertinggi. Karena memperoleh kualitas bajik tertinggi, di alam surga atau di antara manusia mereka akan menerima kebahagiaan.

此名第一之德。
Inilah yang dinamakan kualitas bajik tertinggi.



「云何名為自歸法者?所謂諸法,有漏、無漏,有為、無為,無欲、無染,滅盡、涅槃。然涅槃法,於諸法中,最尊、最上、無能及者。
“Apakah yang dinamakan [kualitas bajik dari] Dharma sebagai Perlindungan? Bahwa segala dharma — baik tentang kebocoran batin (āsrava) maupun tanpa kebocoran batin (anāsrava), baik tentang yang berkondisi (saṃskṛta) maupun yang tak-berkondisi (asaṃskṛta), yang tanpa nafsu (virāga), tanpa noda (akliṣṭa), yang merupakan pemadaman (nirodha), dan Nirvāṇa — di antara semuanya itu, maka dharma tentang Nirvāṇalah yang termulia, yang terunggul, yang tiada bandingnya.

由牛得乳,由乳得酪,由酪得酥,由酥得醍醐。然復!醍醐於中最尊、最上、無能及者。
Dari lembu diperolehlah susu; dari susu diperolehlah dadih; dari dadih diperolehlah mentega; dari mentega diperolehlah minyak samin. Maka di antara semuanya, minyak saminlah yang termulia, yang terunggul, yang tiada bandingnya.

此亦如是。所謂諸法,有漏、無漏,有為、無為,無欲、無染。滅盡,涅槃。然涅槃法,於諸法中,最尊、最上、無能及者。
Hal ini pun demikian: bahwa segala dharma — baik tentang kebocoran batin (āsrava) maupun tanpa kebocoran batin (anāsrava), baik tentang yang berkondisi (saṃskṛta) maupun yang tak-berkondisi (asaṃskṛta), yang tanpa nafsu (virāga), tanpa noda (akliṣṭa), yang merupakan pemadaman (nirodha), dan Nirvāṇa — di antara semuanya itu, maka dharma tentang Nirvāṇalah yang termulia, yang terunggul, yang tiada bandingnya.

諸有眾生,承事法者,是謂承事第一之德。以獲第一之德,便受天上、人中之福。
Semua makhluk yang berbakti melayani Dharma, telah melayani kualitas bajik yang tertinggi. Karena memperoleh kualitas bajik tertinggi, di alam surga atau di antara manusia mereka akan menerima kebahagiaan.

此名第一之德。
Inilah yang dinamakan kualitas bajik tertinggi.



「云何名為自歸聖眾?所謂聖眾者,大眾、大聚有形之類眾生之中。如來眾僧,於此眾中,最尊、最上、無能及者。
“Apakah yang dinamakan [kualitas bajik dari] Ārya Saṅgha sebagai Perlindungan? Bahwa Ārya Saṅgha merupakan komunitas (saṅgha) agung, merupakan persekutuan (gaṇa) agung di antara segala bentuk makhluk hidup. Di antara semuanya ini, Saṅgha sang Tathāgatalah yang termulia, yang terunggul, yang tiada bandingnya.

由牛得乳,由乳得酪,由酪得酥,由酥得醍醐。然復!醍醐於中最尊、最上、無能及者。
Dari lembu diperolehlah susu; dari susu diperolehlah dadih; dari dadih diperolehlah mentega; dari mentega diperolehlah minyak samin. Maka di antara semuanya, minyak saminlah yang termulia, yang terunggul, yang tiada bandingnya.

此亦如是。所謂聖眾者,大眾、大聚有形之類,眾生之中,如來眾僧,於此眾中,最尊、最上、無能及者。
Hal ini pun demikian: bahwa Ārya Saṅgha merupakan komunitas (saṅgha) agung, merupakan persekutuan (gaṇa) agung di antara segala bentuk makhluk hidup. Di antara semuanya ini, Saṅgha sang Tathāgatalah yang termulia, yang terunggul, yang tiada bandingnya.

諸有眾生,承事僧者,是謂承事第一之德。以獲第一之德,便受天上、人中之福。
Semua makhluk yang berbakti melayani Saṅgha, telah melayani kualitas bajik yang tertinggi. Karena memperoleh kualitas bajik tertinggi, di alam surga atau di antara manusia mereka akan menerima kebahagiaan.

此名第一之德。
Inilah yang dinamakan kualitas bajik tertinggi.”



爾時,世尊便說此偈:
Pada saat itu Bhagavan mengucapkan gāthā berikut:

「第一承事佛  最尊無有上
 次復承事法  無欲無所著
 敬奉賢聖眾  最是良福田
 彼人第一智  受福最在前
 若在天人中  處眾為正導
 亦得最妙座  自然食甘露
 身著七寶衣  為人之所敬
 戒具最完全  諸根不缺漏
 亦獲智慧海  漸至涅槃界
 有此三歸者  趣道亦不難」

“Bakti pelayanan tertinggi adalah kepada Buddha,
yang termulia, tiada taranya.
Selanjutnya adalah berbakti melayani Dharma,
yang terbebas dari nafsu, tanpa kemelekatan.

[Lalu] menghormati dan menyokong Ārya Saṅgha,
ladang jasa yang terbaik.
— Ia yang dengan kebijaksanaan tertinggi (melaksanakannya),
akan menerima kebahagiaan tertinggi melebihi siapa pun.

Jika di alam dewa atau manusia,
ia akan berdiam sebagai pemimpin,
memperoleh kedudukan yang terhormat,
dan menyantap amṛta sebagai makanannya.

Tubuhnya akan berselubung pakaian tujuh permata,
dihormati oleh orang-orang,
paling sempurna dalam moralitas,
dan bebas-cacat semua inderanya.

Ia akan memperoleh lautan kebijaksanaan,
dan berangsur-angsur sampai ke ranah Nirvāṇa.
Berkat adanya Ketiga Perlindungan ini,
tidaklah sukar untuk menuju realisasi Jalan.”



爾時,諸比丘聞佛所說,歡喜奉行。
Pada saat para bhikṣu mendengar apa yang disabdakan Buddha, dengan gembira mereka melaksanakannya.






—— Ekottara Āgama, Kelompok Tiga.
Sūtra ke-1 dari varga XXI, “Tiga Permata” (三寶品).
Padanan Pāli: Itivuttaka III.5: 1 (Aggappasāda Sutta); AN IV.4: 4.